Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru yang Pasti Ampuh!

Jika Anda berkecimpung pada dunia web, pasti sudah mengetahui bahwa yang paling penting dari sebuah web adalah domain. Nah, ada kalanya Anda ingin mengganti domain lama ke domain baru. Dan terkadang  penggantian itu memang diperlukan karena suatu alasan.

cara redirect domain lama ke domain baru

Ketika ingin mengganti domain website inilah terkadang ada masalah yang sering terjadi, salah satunya adalah penurunan traffic. Tentu saja hal ini sangatlah merugikan, terlebih jika domain lama sudah memiliki traffic yang tinggi. Untuk itu, Anda perlu tahu bagaimana cara redirect domain lama ke domain baru tanpa kehilangan traffic.

Alasan Mengapa Perlu Mengganti Domain Lama ke Domain Baru

Tapi sebenarnya alasan apa yang membuat kita harus mengganti domain ini? Kebanyakan orang yang memindahkan domain adalah agar dapat membuat web mudah ditemukan di mesin pencari. Di mana hal ini dapat berpengaruh terhadap perkembangan web.

Mengganti Domain Lama ke Domain Baru

Google lebih mudah mengenali sebuah web yang mempunya domain unik dan khusus, di mana mereka juga lebih mempercayai domain custom daripada web yang berasal dari domain gratis. Akan tetapi ketika mengganti domain lama ke baru, tentu harus Anda lakukan dengan benar. Karena mau bagaimanapun, kehilangan traffic web lama adalah hal yang sangat disayangkan.

Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru tanpa Kehilangan Traffic

Sebenarnya cara redirect domain lama ke domain baru tidak begitu sulit, di mana yang Anda perlukan adalah dengan melakukan langkah yang benar. Berikut ini adalah cara yang benar untuk redirect domain lama ke domain baru tanpa harus kehilangan traffic :

1. Siapkan apa saja yang diperlukan

Sebelum Anda melakukan redirect domain lama ke domain baru, Anda perlu mempersiapkan dua hal. Hal pertama adalah memiliki sebuah hosting yang akan digunakan serta dua domain yang ingin dilakukan redirect.

2. Pointing

Jika sudah mempersiapan semua hal yang diperlukan, yang harus kamu lakukan adalah parkir atau pointing domain lama ke hosting. Jika Anda sudah melakukan pointing, selanjutnya adalah membuka file manager hosting.

3. Cari file .htacces

Pada bagian ini, Anda perlu mencari file .htacces yang mana sering kali ditemukan kasus file ini tidak terlihat. Jika Anda mengalami masalah dan tidak menemukan file ini, maka atur agar semua data dapat terlihat.

Baca juga: Tips dan Cara Riset Keyword yang Menarik

4. Hapus data di .htacces

Jika sudah ketemu file .htacces, langkah selanjutnya yang perlu untuk Anda lakukan adalah menghapus semua file javascript yang ada dan gantilah dengan script yang baru berikut ini, RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST}^ domainlama.com

RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.domainlama.com
RewriteRule ^(.*)$ https://www.domainbaru.net/
$1 [LR=301,NC]

Lalu jangan lupa bagian domainlama.com ganti dengan nama domain Anda yang lama dan pada domainbaru.com ganti dengan nama domain baru Anda. Kemudian klik save changes.

Itu adalah cara redirect domain lama ke domain baru tanpa harus kehilangan traffic yang ada pada web domain sebelumnya.

author
Author: